Lufthansa Group

Lufthansa Group Memerangi Pandemi

Lufthansa Group tidak dapat memprediksi berapa banyak keuntungan yang akan jatuh tahun ini karena dikonfirmasi 95% pengurangan kapasitas untuk memerangi wabah coronavirus.

“Saat ini, tidak ada yang dapat meramalkan konsekuensi dari wabah yang menjadi pandemic ini dan Kita harus melawan situasi yang luar biasa ini dengan tindakan yang drastis namun terkadang menyakitkan karena ini adalah krisis yang paling menantang dalam sejarah perusahaan”

Lufthansa Group

“Semakin lama krisis ini berlangsung, semakin besar kemungkinan bahwa masa depan penerbangan serta masa depan casino online di negara ini tidak berjalan dan juga situs casino online terpercaya tidak dapat dijamin tanpa bantuan negara,” ia menyatakan, menggemakan panggilan oleh maskapai lain di seluruh dunia untuk mendapat bantuan pemerintah dalam beberapa bulan mendatang.

Lufthansa Group Terus Berusaha Bertahan

Kapasitas telah dikurangi sampai 5% dari rencana asli dan grup Lufthansa telah parkir sekitar 700 pesawat dari pesawat yang berjumlah 763 nya.

Lufthansa unit Brussels Airlines, Austrian Airlines dan Air Dolomiti sudah menyatakan bahwa mereka menangguhkan operasi. Grup tersebut mengatakan bahwa Lufthansa sendiri akan menghentikan penerbangan jarak jauh dari Munich. Swiss akan terbang tiga kali seminggu ke Newark. Hanya beberapa wilayah metropolitan Eropa yang akan dilayani oleh penerbangan jarak pendek dari Frankfurt, Munich dan Zurich.

Lufthansa Group

Lufthansa mengatakan sejauh ini direncanakan sekitar 140 penerbangan bantuan khusus untuk membawa orang kembali ke rumah, dan lain-lain nya akan mengikuti. “Selain itu, perusahaan saat ini sedang meneliti kemungkinan menggunakan pesawat penumpang tanpa penumpang sebagai pesawat kargo murni untuk lebih meningkatkan kapasitas kargo,” tambahnya.

Lufthansa Group telah mengungkapkan keuntungan operasi €2.000.000.000 ($2.200.000.000) untuk 2019 pada 13 Maret, tetapi tidak akan membayar dividen kepada pemegang saham dalam upaya untuk melestarikan uang tunai di tengah krisis coronavirus.

Ini telah mengungkapkan bahwa pendapatan naik 2,5% menjadi €36.400.000.000. Laba bersih konsolidasi turun 44% menjadi €1.200.000.000. Pendapatan unit turun 2,5%, dimana lufthansa group meletakkan tekanan harga tinggi di tengah kapasitas yang berlebih.

Anggota Dewan Eksekutif Lufthansa akan membebaskan 20% dari gaji dasar mereka di 2020 dan perusahaan mengatakan itu adalah melihat dari pembiayaan pesawat untuk memberikan likuiditas lebih lanjut dikarenakan krisis.

Lufthansa mengatakan itu adalah mencari untuk mengurangi biaya tetap oleh sepertiga selama krisis, seperti dengan menerapkan kerja jangka pendek, meminta staf untuk mengambil cuti yang tidak dibayar, hingga memaksakan para karyawan untuk mengambil cuti dan tidak dibayar.

Perusahaan Lufthansa Pesawat Hebat Memerangi Pandemi

Lufthansa Group

Kepala Keuangan Ulrik Svensson menyatakan: “Lufthansa Group dilengkapi dengan baik secara finansial untuk mengatasi situasi krisis yang luar biasa seperti yang saat ini.”

BERLIN (Reuters)-kapal induk Jerman Lufthansa (LHAG.DE) dan pesawat boeing 747-T mengatakan akan mulai terbang 80 lebih dari pesawat lagi pada bulan Juni, termasuk untuk melayani tujuan wisata setelah perusahaan membumi banyak armada yang luas karena pandemi coronavirus.

Grup, yang meliputi Swiss International Air Lines dan Austrian Airlines, mengatakan itu menanggapi meningkatnya permintaan pelanggan setelah mengurangi pembatasan di Jerman dan negara lain.

“Kami merasakan hasrat dan kerinduan yang besar di antara orang untuk melakukan perjalanan kembali. Hotel dan restoran secara perlahan dibuka, dan kunjungan ke teman dan keluarga dalam beberapa kasus diizinkan lagi, “kata anggota Dewan Eksekutif lufthansa group.

80 pesawat yang akan mulai terbang lagi pada bulan Juni akan membawa jumlah pesawat di grup Lufthansa beroperasi untuk 160 pesawat.

Kemewahan Boeing 747-T

Kemewahan Boeing 747-T Pesawat Jerman “Lufthansa”

Apakah Anda sudah pernah mengenal Pesawat Lufthansa yang terkenal dari Jerman? Jika belum, Maka kali ini kami akan mencoba membahas keistimewaan yang diterima traveler dari Maskapai Terbesar Jerman ini pada artikel kali ini.

Sekilas Pesawat Terbesar Dunia “Lufthansa”

Lufthansa bernama lengkap Deutsche Lufthansa merupakan Maskapai Penerbangan Milik Jerman merupakan pendiri dari Star Alliance salah satu aliansi penerbangan terbesar di Dunia. Maskapai ini juga telah melayani tujuan ke 209 kota di 81 negara untuk Lufthansa dan 410 kota dengan rekan maskapai Star Alliance.  Maskapai Lufthansa berkantor di Koeln German, dengan basis dan hub lalu lintas utama berada di Bandar Udara International Frankfurt di Frankfurt am Main serta hub kedua di Bandar Udara International Munich.

Keistimewaan Pesawat Lufthansa

Maskapai Lufthansa Bintang 5 ini disebut Maskapai terbesar di Eropa serta disertai jumlah pesawat terbanyak yang dimiliki. Untuk jenis Pesawatnya adalah Boeing 747-t  dengan panjang sayap hampir 225 kaki, disertai 2 lantai tempat duduk penumpang sehingga dijuluki dengna sebutan “Pesawat Terpanjang di Dunia”. Banyak fasilitas yang ditawarkan oleh pesawat Lufthansa kenyaman fasilitas berkelas yang akan memanjakan para penumpanngnya. Kelas utama Lufthansa menduduki peringkat ketiga Dunia sangatlah istimewa dengan free amenity kit yang berisi miniature tas Rimowa yang didalamnya berisi produk skincare dari La Prairie terbaik.

Untuk jenis bagasi di Maskapai ini berbeda dengan maskapai lainnya, dimana dibedakan atas 2 kondisi seperti dibawah.

  • Penumpang Bisnis/ Premium -> dimana anda diperbolehkan membawa 2 tas check-in berbobot <32 kg
  • Penumpang Ekonomi biasa -> dimana diperbolehkan membawa 1 tas berbobot maksimal <23 kg.

Pesawat Boeing 747 ini dibedakan atas 8 kursi Individual yang dapat diubah menjadi tempat tidur dan meja lipat serta lampu baca otomatis. Sistem hiburan disebut Lufthansa Media World memiliki ratusan film, lebih dari 200 program tv, Live Tv, channels, ribuan music, audio books dan poscast yang dinikmati menggunakan Bose noice cancelling headphone. Untuk menu kulinernya dilengkapi wine yang dipilih langsung oleh Master Wine terkenal “ Markus Del Monego” hingga caviar services yang disesuaikan dengan selera Anda semuanya. Selain itu Lufthansa juga menawarkan berbagai jenis makanan seperti makanan vegetarian, makanan rendah gula, makanan bayi dan lainnya dengan kondisi 24 jam sebelum jadwal keberangkayan.

Dengan pesawat buatan Jerman “Lufthansa” ini tidak adalah membosankan walaupun penerbangan memakan waktu selama 16 jam dari Indonesia ke Jerman. Kebanyakan Penerbangan Long Haul ke Eropa sangat membosankan bagi traveler Indonesia, contohnya mati gaya, bosan, serta capek. Namun hal tersebut tidak akan terasa pada saat anda berada di Pesawat Lufthansa ini.

Mengenai keistimewaan diatas tidak akan didapatkan di Maskapai jenis lainnya lagi. Jadi tunggu apa lagi. Mari kita coba pesawat terbaik Jerman bintang *5 ini sekarang juga. Terima kasih.

Pembajakan Pesawat Lufthansa 1977

Pembajakan Pesawat Lufthansa 1977

Kalian ingat Pesawat Lufthansa yang sebelumnya sudah pernah kami bahas? Nah kali ini kita akan membahas bagaimana sejarah yang pernah terjadi pada Pesawat Jet Boeing 737 milik maskapai Lufthansa asal Germany ini.

Menurut kabar berita dari https://sbobet.gold/ Pada tahun 1977 tepatnya di hari Jumat, 12 Oktober; tragedi pembajakan yang dialami oleh 92 orang terjadi pada saat penerbangan dari Mallorca – Spanyol ke Frankfurt. Kejadian ini berawal dari dua orang pembajak yang mengeluarkan senjata api kepada pilot dan memerintahkan agar pesawat mendarat di Roma dan di Siprus. Alasan dari kedua pembajak ini adalah untuk menuntut pembebasan 11 orang yang di penjara di Jerman Barat dan Turki. Kondisi saat itu, pihak pesawat Lufthansa sedang mengangkut penumpang yang kebanyakan baru kembali berlibur dari Mallorca dan 11 diantaranya merupakan ratu kecantikan Jerman.

Pembajakan Pesawat Lufthansa

Saat keluar dari Siprus, pesawat Lufthansa terbang ke arah timur, namun ditolak untuk mendarat di Beirut, Damaskus, dan Kuwait dan akhirnya mendarat di Bahrain. Sekitar 1 setengah jam kemudian pesawat tersebut terbang lagi dan mendarat di Dubai. Saat itu Menteri Pertahanan Persatuan Emirate Arab, Sheikh Mohammed bin Rashid al Maktoum melakukan perundingan dengan para pembajak melalui radio. Sheikh Mohammed meminta pembajak untuk melepaskan sandra wanita dan anak – anak.

Sayangnya permintaan tersebut tidak di kabulkan. Pembajak yang menuntut juga meminta tebusan sebesar 15 juta dollar AS. Apabila tuntutan mereka tidak diberikan, mereka mengancam akan meledakkan pesawat beserta awak dan penumpangnya. Tidak lama kemudian para pembajak meminta persediaan air karena para penumpang haus dan meminta minuman. Lalu pemerintah setempat mengirimkan kendaraan pengangkut minuman untuk mengabulkan permintaan tersebut.

Pembajakan Pesawat Lufthansa 1977

Namun kendaraan justru diberhentikan pada jarak 50 meter dari pesawat. Pembajak memberikan batas waktu hingga Minggu untuk melakukan pembebasan atas 9  orang tahanan yang berada di Jerman Barat, serta 2 orang rekan yang dipenjara di Turki. Kemudian pesawat tersebut meninggalkan Dubai tepat satu jam sebelum batas waktu yang ditetapkan,

Pesawat tersebut terbang menuju Oman, namun ditolak yang akhirnya menuju ke Aden di Yaman, tetapi ditolak juga oleh pemerintah setempat. Sayangnya pilot Juergen Schumann beserta 7 orang anak kecil dieksekusi di tempat oleh para pembajak. Pembunuhan tersebut memberikan rasa takut yang luar biasa kepada para penumpang yang telah di sandra selama 4 hari. Pendaratan selanjutnya adalah Mogadushu, Somalia. Disana pembajak memberikan waktu untuk tebusan serta pembebasan rekan yang telah ditahan. Paspor para penumpang ditahan dan dibuang oleh pembajak dengan tujuan agar pada saat peledakan para penumpang tidak dapat diidentifikasikan.

Beruntungnya pada saat pembajak sedang lengah, Pemerintah Jerman Barat, Inggris, Amerika Serikat melancarkan operasi penyelamatan. Aksi penyelamatan berlangsung selama 7 menit dan para penumpang yang tersisa akhirnya bisa terselamatkan.

Begitulah sekiranya sejarah menggemparkan dunia yang pernah tercatat tentang Pesawat Lufthansa.